Tentang Menulis

Kenapa masih saja nulis padahal enggak ada perkembangan

Featured image

Entah mengapa masih saja menulis, padahal tidak banyak hal yang harus diceritain sebab semuanya terasa fleet saja, sebagaimana fitur baru twitter yang menyerupai stories di instagram atau layanan lainnya.

Tapi bagaimana pun tetap menulis, karena saya lebih banyak diam dan jarang berbicara entah mengapa kalau bicara terlalu banyak malah capek sendiri yang ada, setiap orang berbeda walau sama perlu dicurigai, jangan-jangan dia adalah kloningan diri kamu oleh alien.

Permasalahannya adalah kurangnya nutrisi otak, alias jarang sekali membaca buku, di rumah tidak banyak buku, ada buku di rak tapi buku tentang kebidanan bekas peninggalan kakak, yah kali baca buku tentang bidan, tapi boleh dicoba juga sih, toh yang namanya membaca tidak memandang genre bacaan.

Inti dari membaca adalah menambah pengetahuan baru, entah itu apa saja, jangan pernah membatasi, karena ilmu bisa didapatkan dimana saja, tapi lebih sering baca tweet orang sambat saja lah paling gampang mah.

Jadi tulisan ini ditulis melalui netliycms mau nyoba aja kaya gimana, nulis di handphone, ternyata ukuran layarnya tidak responsive, dipaksa ke layar desktop jadi rada kagak, berbeda sama forestry yang sudah responsive, tapi sudah terintegrasi sama cdn netlify sendiri cukup mengaktifkan fitur identity.

Langsung jadi deh, invite user dan membuat password, yang diperlukan directory /admin untuk mengakses netlifycms dan identity, bisa langsung dicoba dengan mengunjungi netliycms.org.

Sudah ahh capek lebih enak ngetik di laptop kalo tampilannya kaya gini mah hehe.