catatan

Siluman Kucing Putih

Kucing menghilang dengan tiba-tiba

Setiap malam selalu terdengar suara grasak-grusuk di atas atap rumah, dan suara rintihan seperti suara tangisan dari anak kecil yang kelaparan menunggu ibunya pulang dari negara tetangga menjadi tkw. sudah hampir beberapa hari suara itu sering muncul.

Maka tidak usah ditanyakan mengapa selalu bangun di siang hari, sebab semalaman selalu parno dengan suara yang mengggangu di atas atap rumah, dimana kadang hilang dan kadang terdengar dengan suara keras.

Bangun ketika matahari hendak hilang dari pandangan mata, baru bangun langsung mencari makan karena di alam mimpi sudah makan banyak namun tetap saja ketika bangun tetap terasa lapar.

Menuju warung makan yang paling dekat rumah dan masih ada tersisa sedikit makanan, yah nasi putih dengan berbagai lauk dibungkus menjadi satu dengan harga tiga ribu atau empat ribu jika ingin kenyang sekali.

Setelah selesai makan, badan terasa lengket di alam mimpi habis melakukan kegiatan yang jarang dilakukan di dunia nyata yaitu mimpi mengendarai motor lalu motor itu mogok di tengah jalan, terpaksa harus mendorong motor dari pagi sampai menjelang sore.

Entah mimpi apa, tapi seingatku mendorong motor mogok dari awal mimpi sampai bangun dari mimpi, setelah sampai dibengkel langsung makan, tapi itu semua mimpi yang aneh.

Langsug mandi setelah makan, sudah segar dan tidak ada sakit kepala yang tersisa, setelah mandi banyak kulit yang tekelupas sebab sudah beberapa hari tidak mandi, kali ini saja mandi sebab mimpi mendorong motor mogok cukup melelahkan.

Badan sudah wangi, mencari sesuatu yang segar, meranjak dari rumah yang penuh misteri oleh suara tanngisan anak keci dan suara grusak-grussuk.

Menuju warung membeli es thai tea oplosan alias campuran dari teh tarik dan susu kntl manis merek bendera, menikmati sore yang cukup panjang dengan dua batang rokok surya dan segelas es tai tea.

Hari semakin gelap, kembali ke rumah, terlihat benda yang bergerak berwarna putih di samping rumah, ketika ku dekati ternyata sekumpulan keluarga kucing berwarna putih, ibunya langsung mengerang seperti macan putih.

Otomatis saya langsung lari masuk ke kamar karena taku dicakar oleh kucing yang misterius itu, rasa penasaran dengan kucing itu, mengintip dari balik pintu, ternyata kucing itu masih berdiri di depan rumah sambil melihat diri ku.

Tatapannya sangat mengintimidasi, biasanya kucing memelas meminta makanan, namun kucing ini seakan-akan menantang saya untuk duet, mengintip kedua kalinya kucing putih itu langsung menghilang dari penglihatan.

Lalu saya mencari ke sekeliling rumah tidak ada, ternyata kucing putih sialan itu sudah ada diatas atap dengan beberapa anaknya tanpa kehadiran seorang ayah, ternyata suara tangisan anak kecil itu dari suara anak kucing yang baru beberapa hari lahir.

Subscribe to Aidan Blog

Get the latest posts delivered right to your inbox