Ngopi Brek!

Kata-kata itu selalu teringat di kepala, ajakan untuk meminum kopi

Featured image

Hampir setengah tahun kalo dihitung berada di rumah, ayam di rumah satu per satu hilang entah kemana, kalau pun mati pasti ada batang mayatnya namun ini tidak tersisa bau bangkai pun.

Dugaan kuat diambil oleh tetangga, tapi tidak mau langsung menuduh, toh tidak ada bukti yang kuat, tapi ada sebenarnya bukti kuat yaitu ayam hilang satu per satu, jika setiap sore menaburkan sisa nasi atau beras yang sudah jelek kini tidak lagi.

Terpikirkan untuk kembali ke bandung, entah itu mau menyelesaikan tugas akhir yang tak kunjung usai bagaikan sinetron yang tayang sehabis isya, atau sekedar membayar spp agar masih dianggep mahasiswa.

Pastinya kangen suasana kampus, ngopi di bawah pohon rindang atau sering disebut DPR tapi singkatan itu bukan arti dpr yang sebenarnya hehehe.

ngopi brek!

Kata-kata itu selalu teringat di kepala, ajakan untuk meminum kopi walau tidak kenal namanya hanya orang dan wajahnya.

Seiring berjalannya waktu teman satu angkatan mulai menipis, tapi jika duduk di dpr pasti aja saja yang mengatakan ngopi brek entah itu adik kelas atau penghuni dpr (maba) dalam arti mahasiswa abadi.

Entah besok atau lusa atau sesempatnya akan kembali ke bandung melihat jalan yang macet di setiap waktu.